Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Arie Yunianto saat memberikan sambutan dan pengarahan tekankan literasi politik, partisipasi publik, dan ketahanan digital jelang Pemilu 2029
PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menegaskan pentingnya digitalisasi dalam pengawasan pemilu sebagai strategi menghadapi tantangan demokrasi di era teknologi.
Hal ini menjadi pembahasan dalam forum Penguatan Kelembagaan bertema Digitalisasi Pengawasan Pemilu yang digelar di Royal View Tretes Hotel & Convention, Rabu (24/9/2025).
BACA JUGA:
- Aksi Pencurian di Pasuruan Gagal, Pelaku Tinggalkan Motor Curiannya
- Mahasiswi Kehilangan HP Saat May Day 2026 di Pasuruan
- Hadapi Era Digital, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Tekankan Peran Orang Tua Cegah Perkawinan Anak
- Pelapor Dugaan Korupsi Banpol PDIP Kabupaten Pasuruan Serahkan Dokumen Tambahan ke Kejaksaan
Acara ini dihadiri Anggota Bawaslu RI Totok Hariyono, Ketua Bawaslu Jawa Timur A. Warits, dan Ketua Bawaslu Pasuruan Arie Yunianto.
Hadir secara daring, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima dan tenaga ahli Komisi II, Aris Setiawan Yodi.
Ketua Bawaslu Pasuruan, Arie Yunianto, menegaskan bahwa keberhasilan pengawasan tidak bisa dilepaskan dari dukungan publik.
“Kami membuka diri terhadap segala ide, gagasan, dan kritik. Masukan masyarakat akan menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan strategis,” kata Arie.
Sementara itu, Totok Hariyono menyebut penguatan Bawaslu merupakan amanat reformasi. Ia menyinggung Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 136 yang memperkuat kewenangan Bawaslu.






