Perahu Nelayan Pasuruan Terbalik di Sidoarjo, 2 Tewas Dihantam Ombak Besar

Perahu Nelayan Pasuruan Terbalik di Sidoarjo, 2 Tewas Dihantam Ombak Besar Evakuasi korban meninggal dunia dalam peristiwa perahu terhantam ombak di Pasuruan.

Tragedi ini kembali menyoroti minimnya perlindungan keselamatan bagi nelayan tradisional. Sebagian besar nelayan di pesisir utara Jawa Timur masih mengandalkan intuisi tanpa dukungan sistem informasi cuaca yang memadai.

Data BMKG menunjukkan peringatan gelombang tinggi di perairan utara Jawa Timur sejak akhir pekan lalu. Namun informasi tersebut tidak sepenuhnya menjangkau nelayan kecil yang minim akses teknologi komunikasi.

Selain itu, mayoritas kapal nelayan tradisional belum dilengkapi pelampung keselamatan (life jacket) dan perangkat komunikasi darurat, sehingga risiko kecelakaan laut menjadi sangat tinggi.

“Kalau saja ada life jacket atau alat komunikasi darurat, peluang korban selamat bisa lebih besar,” kata seorang relawan nelayan yang ikut dalam evakuasi.

Pemerintah daerah sebelumnya telah menjanjikan program modernisasi armada dan distribusi alat keselamatan bagi nelayan. Namun hingga kini, implementasinya masih jauh dari harapan.

Tragedi di Ketingan menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk segera mempercepat langkah nyata dalam melindungi nelayan tradisional dari ancaman cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. (maf/par/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Penuhi Air Bersih Warga, Pemdes Krandegan Sukseskan Program SPAM dari PUPR':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO