SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Proses pencarian dan pertolongan korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny Buduran Sidoarjo yang dilakukan Tim Gabungan Basarnas, BPBD Jatim, TNI, Polri dan relawan telah tuntas pada hari ini, Selasa (7/10/2025).
Material bangunan yang menggunung di awal kejadian telah bersih setelah dilakukan aksi percepatan penanganan dengan menggunakan sejumlah alat berat.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Khofifah Apresiasi Paskibra Bersatu Lintas Jenjang
- BSPS di Jatim Melonjak Jadi 33 Ribu Unit, Menteri PKP Dorong Dampak Ekonomi Luas
- Hardiknas 2026: Gubernur Khofifah Tegaskan Jawa Timur Jadi Barometer Pendidikan Nasional
- May Day 2026: Gubernur Khofifah Ajak Kolaborasi Industri dan Pekerja
Korban yang ditemukan hingga akhir kegiatan Operasi SAR juga telah dibawa ke Posko DVI Ante Mortem di RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diidentifikasi.
Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii bersama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto juga terus mendampingi proses evakuasi hingga tuntas.
Selama proses evakuasi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah menteri juga telah memberikan perhatian khusus terhadap proses evakuasi korban, seperti, Menko Bidang PMK RI Pratikno, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, dan Menteri Agama Nazarudin Umar.
Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii di lokasi Opsar menyampaikan, per hari ini, Selasa (7/10/2025), operasi SAR secara resmi ditutup karena tugas pencarian dan penyelamatan dinyatakan sudah selesai.






