SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Proses pencarian dan pertolongan korban ambruknya musala Ponpes Al-Khoziny Buduran Sidoarjo yang dilakukan Tim Gabungan Basarnas, BPBD Jatim, TNI, Polri dan relawan telah tuntas pada hari ini, Selasa (7/10/2025).
Material bangunan yang menggunung di awal kejadian telah bersih setelah dilakukan aksi percepatan penanganan dengan menggunakan sejumlah alat berat.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Optimistis Munas-Konbes NU 2026 Hasilkan Keputusan Strategis
- Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri dan Khofifah Ziarah ke Makam Bung Karno dan Gus Dur
- Gubernur Khofifah Luncurkan 143 Ribu Kuota Beasiswa untuk Siswa dan Mahasiswa Jatim
- Gubernur Khofifah Pastikan 2 Prodi Baru Magister KCL Singhasari Dibuka pada 2027
Korban yang ditemukan hingga akhir kegiatan Operasi SAR juga telah dibawa ke Posko DVI Ante Mortem di RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diidentifikasi.
Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii bersama Sekdaprov Jatim Adhy Karyono dan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto juga terus mendampingi proses evakuasi hingga tuntas.
Selama proses evakuasi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah menteri juga telah memberikan perhatian khusus terhadap proses evakuasi korban, seperti, Menko Bidang PMK RI Pratikno, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, dan Menteri Agama Nazarudin Umar.
Kepala Basarnas RI Marsdya TNI Mohammad Syafii di lokasi Opsar menyampaikan, per hari ini, Selasa (7/10/2025), operasi SAR secara resmi ditutup karena tugas pencarian dan penyelamatan dinyatakan sudah selesai.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




