Ketum Barisan Ksatria Nusantara, Rofi’i Mukhlis atau yang akrab disapa Gus Ofi.
“Jangan dibenturkan antara Alfamart, Indomaret, dan UMKM. Kehadiran mereka membawa manfaat nyata, termasuk layanan pembayaran listrik, kredit motor, dan pulsa yang tidak dimiliki UMKM,” paparnya.
Cak Ofi menambahkan, pemerintah seharusnya memfasilitasi kolaborasi antara UMKM dan retail modern, bukan memperuncing konflik. Ia menilai jika dibenturkan, justru pemerintah yang akan dirugikan karena kedua pihak sama-sama berkontribusi terhadap ekonomi lokal.
“Coba dilihat, yang jualan di depan Indomaret dan Alfamart itu kan banyak UMKM,” cetusnya.
Ia juga mempertanyakan dasar pernyataan Cak Imin.
“Ngapunten Cak Imin, jenengan mengatakan seperti itu dibisikin siapa, dibilangin siapa?” ucapnya.
Sebagai pelaku UMKM dengan 99 usaha mikro yang tersebar di wilayah Kediri, Cak Ofi menyarankan agar pemerintah membuka peluang produk UMKM masuk ke Indomaret dan Alfamart dengan persyaratan yang tidak memberatkan.
“Kalau bisa pemerintah memfasilitasi produk UMKM itu bisa masuk ke Indomaret atau Alfamart, dengan persyaratan yang tidak terlalu memberatkan warga sekitar,” pungkasnya. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




