Tokoh masyarakat dari Bangkalan, KH Imron Fatah.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Di tengah sorotan publik terhadap pelaksanaan program MBG atau Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah, KH. Imron Fatah menyerukan agar program ini dikelola dengan serius dan diawasi secara ketat.
Menurut tokoh masyarakat dari Bangkalan itu, keberhasilan MBG bukan sekadar soal menu di piring anak sekolah, melainkan menyangkut masa depan generasi bangsa.
BACA JUGA:
- Menham Pigai Soroti Dugaan Keracunan MBG di Surabaya, SPPG Dinilai Layak Dihentikan
- 200 Siswa Surabaya Diduga Keracunan MBG, Ning Lia: Harus Ada Penyesuaian Porsi Sesuai Kemampuan SPPG
- Petaka! Ratusan Siswa dari 12 Sekolah di Surabaya Keracunan MBG dari SPPG Tembok Dukuh
- Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, YRJI Ajak Masyarakat Dukung Kinerja Presiden Prabowo
“Kalau ada sedikit masalah, jangan disepelekan. Harus dicari di mana letak salahnya. Apakah karena lalai, atau memang disengaja,” ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, perhatian ekstra diperlukan untuk program MBG. Pengawasan harus dilakukan secara berlapis, mulai dari tingkat sekolah hingga pusat pelaksana, yakni Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
“Kalau ada kekurangan, segera koordinasikan dengan kepala SPPI, supaya tidak terjadi disinformasi,” kata Imron.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan celah persoalan untuk kepentingan pribadi. Ia mencium potensi adanya oknum yang ingin menggagalkan program MBG.
Untuk itu, Imron mendorong SPPI menggandeng media dalam membangun komunikasi publik yang sehat.
“Media punya peran penting. Kalau ada miskomunikasi, media bisa jadi jembatan informasi agar masyarakat tetap percaya,” tuturnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




