Petugas dari Polres Bangkalan dan Diskopumdag saat sidak atau inspeksi mendadak ke salah satu SPBU.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Polres Bangkalan bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) melakukan sidak atau inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU, Rabu (29/10/2025).
Langkah tersebut diambil sebagai respons atas keresahan masyarakat terkait isu bahan bakar pertalite yang diduga menyebabkan kendaraan brebet massal hingga viral di media sosial.
BACA JUGA:
- Jelang Idul Adha 2026: Harga BBM Stabil
- Viral Mobil di Atas 1.400 cc Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni, Pertamina Buka Suara
- Jelang Iduladha, Pasar Tumpah dan Jual Beli Kurban Picu Macet Parah di Blega dan Patemon Bangkalan
- Tidur di Masjid Jadi Petunjuk, Pencuri Laptop Mahasiswa UTM Dibekuk Polres Bangkalan
“Hari ini kami melakukan pengecekan dan sidak di beberapa titik SPBU di Bangkalan terkait viralnya kasus bahan bakar pertalite,” kata Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi.
Berdasarkan pantauan wartawan BANGSAONLINE.com, sidak dilakukan di 4 titik SPBU. Yakni SPBU Keleyan, Junok, Bancaran, dan Bangkalan. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi pertalite yang tercampur air maupun etanol.
Sekretaris Diskopumdag Bangkalan, Agung, menyampaikan hasil pengecekan menunjukkan bahan bakar pertamax dan pertalite di Kota Dzikir dan Sholawat aman digunakan.
“Setelah melakukan pengecekan di beberapa titik, dapat disimpulkan bahwa kandungan air dan campuran etanol tidak ditemukan,” ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




