Rekaman CCTV pembobolan di Surabaya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Selama dua hari berturut-turut, Polsek Tambaksari dibuat sibuk menyelidiki 2 kasus pembobolan yang terjadi di lokasi berbeda namun berdekatan. Kejadian pertama berlangsung pada Sabtu (8/11/2025) malam di sebuah toko modern yang beralamat di Jalan Kenjeran No. 248.
Dalam aksi tersebut, pelaku mengambil beberapa slop rokok dan uang tunai sebesar Rp50 ribu. Rekaman CCTV menunjukkan pelaku masuk melalui plafon belakang toko yang berhimpitan dengan bangunan rumah warga.
Pelaku terekam memiliki tinggi sekitar 165 cm, berperawakan kurus, mengenakan topi dan penutup wajah, serta memiliki tato penuh di kedua tangan.
Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, AKP Sukram, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyelidiki akses masuk pelaku dan kemungkinan keterkaitan dengan lingkungan sekitar.
“Benar dari pembobolan Alfamart itu kami menemukan beberapa ciri-ciri pelaku yang menonjol. Kami juga mencari tahu akses masuk pelaku dari belakang bangunan, apakah ada indikasi pelaku berasal dari sekitar lokasi,” ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (10/11/2025).
Selang sehari, pada Minggu (9/11/2025) sekira pukul 23.55 WIB, aksi pembobolan kembali terjadi di Jalan Kenjeran No. 185-187, tepatnya di gudang PT Nisson Indonesia. Lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 180 meter dari TKP pertama.
Rekaman CCTV di lokasi kedua menunjukkan ciri-ciri pelaku yang identik dengan pembobolan sebelumnya, yakni tinggi badan, penutup wajah, topi, dan tato di kedua tangan. Dalam aksi kedua ini, pelaku membawa kabur sebuah laptop dari ruang kantor gudang.
“Iya benar ada kejadian pembobolan lagi, dan jaraknya hanya 180 meter dari TKP pertama. Ini yang membuat saya harus ekstra mengejar pelaku,” kata Sukram.
Ia menegaskan, pelaku tampak sangat mengenal medan dan lokasi yang dijarah. Polsek Tambaksari kini fokus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang diduga bertanggung jawab atas dua aksi pembobolan tersebut.
“Ciri-cirinya sama. Dalam melakukan aksinya, pelaku terlihat menguasai medan. Kami akan lakukan pengejaran terhadap pelaku yang telah membobol di beberapa TKP,” pungkasnya. (rus/mar)












