Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Ditekankan pula penguatan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di lingkungan pendidikan harus diwujudkan nyata, bukan sekadar deklarasi. Ia berharap pakta integritas yang diikrarkan dapat dijalankan setiap hari.
Lebih lanjut, Khofifah mendorong kepala sekolah membangun lingkungan fisik dan suasana belajar yang nyaman, terawat, dan bebas bullying. Respons cepat serta pendekatan humanis dinilai penting untuk menyelesaikan persoalan siswa maupun hubungan antarguru sejak dini.
“Sekolah harus nyaman, terawat, dan bebas bullying agar anak-anak bisa belajar dengan bahagia. Dan itu tugas panjenengan semua," ujarnya.
Ia juga menegaskan peran strategis kepala sekolah dalam mempengaruhi prestasi guru dan murid. Ia optimistis generasi muda Jawa Timur akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan.
“Sampaikan salam hormat kami kepada para guru dan siswa yang prestasinya luar biasa. Yakinkan mereka bahwa jika Allah memberi kita umur panjang, pada 2045 para pemimpin negeri ini, baik TNI, POLRI, legislatif, eksekutif, pengusaha, maupun BUMN, insyaAllah banyak yang berasal dari siswa-siswi Jawa Timur,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah menyaksikan pembacaan pakta integritas WBK/WBBM yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, bersama para kepala sekolah. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




