Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa' Safril menyerahkan cinderamata kepada Konsul Kehormatan Jerman di Surabaya, Christopher Tjokrosetio
Ia menekankan bahwa peningkatan kompetensi kader merupakan fondasi penting dalam menghadapi perkembangan era industri 4.0 dan 5.0.
Safril menjelaskan bahwa akses kerja sama dengan berbagai institusi Jerman membuka peluang bagi kader Ansor untuk mengikuti pelatihan berstandar internasional, mendapatkan kesempatan kerja terstruktur, dan memperluas jejaring profesional lintas negara.
“Investasi pada peningkatan kompetensi kader adalah langkah strategis untuk memperkuat peran Ansor dalam pembangunan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Christopher Tjokrosetio menyampaikan bahwa Jerman tengah menaruh perhatian besar pada potensi tenaga muda Indonesia, khususnya di sektor kesehatan, teknologi informasi, teknik, dan industri manufaktur presisi.
Ia menilai pertumbuhan ekonomi Jerman serta kebutuhan industri terhadap tenaga terampil membuka peluang bagi organisasi kepemudaan seperti Ansor untuk mengembangkan program bersama melalui jalur migrasi tenaga terampil (skilled worker pathway).
Menurutnya, hal tersebut relevan bagi kader Ansor yang dinilai memiliki disiplin, integritas, dan kemampuan adaptasi yang baik. (mdr/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




