Ilustrasi tips hemat air saat mendaki gunung. Foto: Sulthon/Bangsaonline.
Untuk lebih menghemat air, kalian bisa menutup nesting selama proses memasak, tanpa perlu sering-sering membukanya, agar uap tidak keluar. Karena uap yang terperangkap di dalam nesting akan berubah menjadi air, sehingga kita tidak perlu repot menambahkan air.
Wudhu
Shalat merupakan kewajiban umat Islam yang tak bisa ditinggalkan. Berdasarkan pengalaman penulis juga, masih banyak pendaki yang menggunakan air minum untuk berwudhu.
Hal tersebut memang tidak salah, dan kami juga tidak bermaksud untuk mengajak pendaki tidak lagi bersuci menggunakan air.
Tapi yang perlu diingat, ketika kondisi darurat, maka hendaknya kita tidak menggunakan air minum untuk berwudhu.
Sebagaimana Kaidah Fikih yang berbunyi, “Menolak satu mudarat lebih diutamakan daripada menerima manfaat”. Maka dalam hal ini, mengutamakan keselamatan jiwa dengan menghemat air lebih diutamakan, karena kondisi daruat di gunung tidak ada yang tahu.
Namun hal ini akan berbeda ketika kita berada di lokasi yang dipastikan keberadaan airnya melimpah, seperti saat sedang di dekat sumber air atau sejenisnya. Wallahua’lam. (msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




