Access by KAI. Foto: KAI
Disebutkan pula olehnya, kereta api jarak jauh melayani 3.392.439 penumpang atau 122 persen dari kapasitas kursi tersedia. Sementara kereta lokal melayani 786.656 penumpang dengan tingkat keterisian 105 persen.
“Kami melihat digitalisasi tidak hanya mempercepat transaksi, tetapi juga membantu pelanggan merencanakan perjalanan dengan lebih tertib dan terukur,” imbuhnya.
Tingkat keterisian yang melampaui kapasitas dipengaruhi pola perjalanan dinamis selama liburan, terutama pada kereta lokal yang memungkinkan penumpang naik dan turun di beberapa stasiun dalam satu perjalanan.
Sementara itu, Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat layanan digital.
“Ke depan, KAI akan terus memperluas integrasi antarmoda serta meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan. Transformasi ini kami jalankan secara berkelanjutan agar kereta api semakin relevan, nyaman, dan menjadi bagian dari gaya hidup mobilitas masyarakat,” paparnya. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




