Petugas saat mengevakuasi jasad korban
Berdasarkan keterangan sementara, korban diketahui telah beberapa hari berada di Desa Talok sebelum insiden terjadi. Korban juga sempat terlihat tidur di sebuah warung di desa tersebut.
"Pria yang masih bujang ini sudah beberapa hari tinggal di warung Desa Talok. Kita juga sudah kordinasi dengan keluarga untuk proses selanjutnya," imbuh Saifudinuri.
Saat ditemukan, korban mengenakan hoodie berwarna cokelat, kaos hitam, dan celana kain hitam. Dari saku celananya, petugas menemukan uang tunai Rp22 ribu, satu bungkus rokok, korek api, serta sebuah tas ransel yang berisi telepon seluler.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan visum dan proses identifikasi. Pihak keluarga memutuskan jenazah dimakamkan di Bojonegoro karena keterbatasan biaya pemulangan ke daerah asal.
"Karena terkendala biaya untuk pemulangan jenazah, akhirnya dimakamkan di Bojonegoro dan pihak keluarga sudah komunikasi dengan pihak rumah sakit," pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, korban disebut memiliki kedekatan dengan seorang perempuan di sekitar Desa Talok dan sempat beberapa hari berada di wilayah tersebut.
"Kabarnya beberapa hari itu di sekitaran desa mondar-mandir, tidur di warung juga, ada kabar juga datang ke sini karena kenalan dengan janda," tutur salah satu warga Desa Talok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




