Pertamina Patra Niaga menyatakan cuaca buruk di alur pelayaran Jawa menjadi penyebab distribusi LPG terhambat.
Ahad mengungkapkan, kapal pengangkut LPG telah sandar di Terminal LPG Perak pada Jumat (16/1/2026) dini hari dengan membawa muatan LPG. Ia menegaskan LPG akan segera didistribusikan ke seluruh SPBE, agen, dan pangkalan di wilayah terdampak.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik, dan membeli LPG dengan wajar. Karena kebutuhan atau kuota masih tercukupi," ungkapnya.
Salah satu pemilik pangkalan di Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, berinsial K, mengungkapkan, kekosongan gas LPG 3 kilogram sudah terjadi beberapa hari terakhir ini. Dari agen belum mengirim stok LPG meski sudah jadwalnya dikirim.
"Kirimnya telat, kemarin dikirim tapi tidak sesuai dengan jumlah kuota di pangkalan," katanya.
Selain pangkalan di salah satu desa di Kecamatan Kapas yang mengalami kekosongan gas LPG, sejumlah pangkalan di Kecamatan Balen, Sugihwaras, Sumberejo juga mengalami keterlambatan kiriman dari agen. (jku/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




