Ilustrasi LPG 3Kg
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Distribusi BBM dan LPG ke Pulau Bawean Gresik tersendat akibat cuaca buruk yang menyebabkan pelayaran terhenti dalam sepekan terakhir.
Terhambatnya kapal pengangkut logistik membuat pasokan energi ke Bawean menipis hingga memicu kelangkaan BBM dan LPG.
BACA JUGA:
- IMPSB Malang Gelar ORBIT XXII, Perkuat Karakter dan Identitas Mahasiswa Bawean
- Pertamina Ajak Masyarakat Awasi Distribusi BBM dan LPG Subsidi
- Polres dan Disperindag Ungkap Kelangkaan LPG Subsidi Disebabkan Rantai Pasokan
- Polres Pasuruan Bongkar Praktik Oplos LPG Subsidi Jadi 12 Kg, Raup Untung hingga Puluhan Juta
Dampaknya, aktivitas ekonomi, perdagangan, pendidikan, dan kehidupan sosial warga ikut terganggu.
Warga terpaksa mengeluarkan biaya lebih besar untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.
Firman, warga Kecamatan Tambak, mengatakan LPG 3 kilogram telah langka sejak sepekan terakhir. Sebelum benar-benar kosong, harganya sempat melonjak tajam.
"Dua hari yang lalu LPG 3 kilogram sampai Rp55 ribu, sekarang sudah tidak ada sama sekali. Bahkan LPG 12 kg juga kosong, kemarin harganya tembus Rp300 ribu," kata Firman, Senin (26/1/2026).
Dampak serupa juga dirasakan warga Kecamatan Sangkapura. Hefni, warga Desa Sidogedungbatu, Sangkapura, menyebut hampir seluruh sektor terdampak akibat kelangkaan BBM dan LPG.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




