Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri (nomor 2 dari dari kiri) dan Wakil Wali Kota Kediri (tengah) usai mengikuti LPI 2025. Foto: Ist
Sementara itu, Yayat menyebut prospek ekonomi Kediri menunjukkan tren perbaikan.
“Beberapa indikator menunjukkan peningkatan, di antaranya hasil Survei Konsumen yang mencerminkan meningkatnya keyakinan masyarakat, serta Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang juga menunjukkan perbaikan,” ujarnya.
Ia menekankan ekspektasi masyarakat perlu diimbangi dengan program nyata pemerintah daerah agar kepercayaan tetap terjaga. Momentum awal tahun, terlebih memasuki Ramadhan lebih awal, dinilai penting untuk mendorong aktivitas ekonomi.
“Ketika kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi sedang membaik dan dibarengi dengan program-program pemerintah daerah yang sudah mulai berjalan sejak awal tahun, maka perbaikan ekonomi tersebut dapat dijaga dan berkelanjutan hingga akhir tahun,” paparnya.
Yayat menegaskan, Bank Indonesia akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah melalui program penguatan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, pengendalian inflasi, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Ia berharap, kolaborasi kuat antara BI dan Pemkot Kediri dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi wilayah Kediri dan sekitarnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




