Gubernur Khofifah Dorong Creative Financing untuk Kemandirian Fiskal

Gubernur Khofifah Dorong Creative Financing untuk Kemandirian Fiskal Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memaparkan creative financing dalam kegiatan yang digelar MPR RI. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur memaparkan konsep creative financing sebagai inovasi penguatan kemandirian fiskal daerah di tengah penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) dan keterbatasan kapasitas APBD. 

Hal tersebut disampaikan saat memberikan Keynote Speech pada Sarasehan Nasional bertema 'Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik' yang digelar di Surabaya, Kamis (5/2/2026).

Menurut , kemandirian fiskal Jatim tergolong kuat dengan rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai 58,92 persen, sementara pendapatan transfer dan lain-lain sebesar 41,08 persen. Kendati demikian, ia menekankan perlunya inovasi pembiayaan agar pembangunan tetap berkelanjutan, terlebih dengan penyesuaian TKD ke Jatim sebesar Rp2,8 triliun. 

Creative finance membuka ruang bagi daerah untuk mengakses sumber pendapatan dan pembiayaan yang inovatif, berkelanjutan, dan akuntabel, sehingga pembiayaan pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD,” ujarnya.

menjelaskan 3 prinsip utama penguatan fiskal daerah, yakni Collecting More, Spending Better, dan Creative Finance. Prinsip tersebut diterapkan melalui optimalisasi aset daerah, digitalisasi sistem pendapatan, intensifikasi pajak, belanja produktif, serta pembiayaan alternatif seperti KPBU, blended finance, dan CSR. 

“Seluruh skema pembiayaan ini kami tempatkan dalam satu kerangka besar, menghasilkan nilai, bukan sekadar menghabiskan anggaran, memastikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO