Gubernur Khofifah Dorong Creative Financing untuk Kemandirian Fiskal

Gubernur Khofifah Dorong Creative Financing untuk Kemandirian Fiskal Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, saat memaparkan creative financing dalam kegiatan yang digelar MPR RI. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE

juga mengembangkan green finance melalui penerbitan green bond untuk pengadaan bus listrik Trans Jatim, penyertaan modal ke BUMD, serta investasi dana abadi. Selain itu, obligasi daerah dan sukuk daerah turut didorong sebagai instrumen pembiayaan sesuai PP Nomor 1 Tahun 2024. 

“Obligasi daerah dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur produktif, mulai dari pasar induk digital, layanan air minum, pengelolaan limbah, transportasi, rumah sakit, kawasan pariwisata, hingga pelabuhan daerah,” urai .

Ia menyebut Surabaya, Bojonegoro, dan Kota Kediri sebagai daerah yang memungkinkan menerbitkan obligasi daerah, namun tetap memerlukan asesmen tim ahli agar pembangunan berbasis revenue center.

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar sekaligus Ketua Badan Anggaran , Melchias Markus Mekeng, menilai obligasi daerah sebagai instrumen creative financing yang relevan dan strategis. 

“Kalau meminjam istilah Ibu Gubernur tadi, sebetulnya obligasi daerah ini adalah salah satu instrumen creative financing yang bisa menjadi solusi pembiayaan pembangunan di daerah,” paparnya. 

Ia menambahkan, dengan perencanaan matang dan mitigasi risiko, obligasi daerah dapat menjadi instrumen pembiayaan yang kredibel, produktif, dan berkelanjutan. (dev/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Warga Kota Pasuruan Berebut Minyak Goreng Curah Saat Gubernur Jatim Pantau Operasi Pasar':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO