Fasilitas SMPN 1 Balung, Jember, kini lebih modern setelah mendapatkan revitalisasi sebesar Rp4,2 miliar dari pemerintah pusat.
JEMBER, BANGSAONLINE.com – Rasa syukur mendalam dirasakan oleh keluarga besar SMPN 1 Balung, Kabupaten Jember, pada Sabtu (21/2/2026). Setelah bertahun-tahun berjuang dengan keterbatasan fasilitas dan ancaman banjir, SMPN 1 Balung kini tampil dengan wajah baru berkat dukungan dana revitalisasi dari pemerintah pusat.
Kepala SMPN 1 Balung, Mohammad Rokhim, mengungkapkan bahwa perubahan besar ini merupakan buah dari kesabaran dalam mengajukan usulan melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Realisasi anggaran ini dianggap sebagai jawaban atas doa para guru dan siswa selama ini.
BACA JUGA:
- Kunjungi Smanor Sidoarjo, Mendikdasmen: Siap Replikasi Nasional untuk Cetak Bibit Atlet Sejak Dini
- Targetkan 71 Ribu Sekolah di 2026, Mendikdasmen Resmikan 132 Unit Hasil Revitalisasi di Jember
- Bupati Jember Sambut Kunjungan Menteri Abdul Mu’ti, Targetkan 300 Sekolah Direvitalisasi Tahun ini
- Sekum PP Muhammadiyah Hafal Tahlil, Mendikdasmen Abd Mu'ti: NU-Muhammadiyah Ibarat Dua Sayap Garuda
Dalam kesempatan tersebut, Rokhim secara khusus menitipkan pesan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Pendidikan atas perhatian nyata terhadap dunia pendidikan di daerah.
“Saya mewakili keluarga besar SMPN 1 Balung sekaligus rekan-rekan kepala sekolah di Kabupaten Jember menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya. Revitalisasi ini menjadikan lingkungan sekolah kami lebih layak, sehat, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa,” tutur Rokhim penuh haru.
Mengingat masa sulit sebelumnya, Rokhim menceritakan tantangan berat yang ia hadapi sejak mulai menjabat pada tahun 2022. Posisi bangunan sekolah yang lebih rendah dari permukaan jalan membuat area pendidikan ini menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur.
“Ketika sungai meluap, halaman hingga teras sekolah pasti terendam. Siswa harus melewati genangan air saat hendak mengikuti pelajaran, tentu ini sangat mengganggu proses belajar,” kenangnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




