Fasilitas SMPN 1 Balung, Jember, kini lebih modern setelah mendapatkan revitalisasi sebesar Rp4,2 miliar dari pemerintah pusat.
JEMBER, BANGSAONLINE.com – Rasa syukur mendalam dirasakan oleh keluarga besar SMPN 1 Balung, Kabupaten Jember, pada Sabtu (21/2/2026). Setelah bertahun-tahun berjuang dengan keterbatasan fasilitas dan ancaman banjir, SMPN 1 Balung kini tampil dengan wajah baru berkat dukungan dana revitalisasi dari pemerintah pusat.
Kepala SMPN 1 Balung, Mohammad Rokhim, mengungkapkan bahwa perubahan besar ini merupakan buah dari kesabaran dalam mengajukan usulan melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Realisasi anggaran ini dianggap sebagai jawaban atas doa para guru dan siswa selama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Rokhim secara khusus menitipkan pesan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto serta Menteri Pendidikan atas perhatian nyata terhadap dunia pendidikan di daerah.
“Saya mewakili keluarga besar SMPN 1 Balung sekaligus rekan-rekan kepala sekolah di Kabupaten Jember menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya. Revitalisasi ini menjadikan lingkungan sekolah kami lebih layak, sehat, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa,” tutur Rokhim penuh haru.
Mengingat masa sulit sebelumnya, Rokhim menceritakan tantangan berat yang ia hadapi sejak mulai menjabat pada tahun 2022. Posisi bangunan sekolah yang lebih rendah dari permukaan jalan membuat area pendidikan ini menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras mengguyur.
“Ketika sungai meluap, halaman hingga teras sekolah pasti terendam. Siswa harus melewati genangan air saat hendak mengikuti pelajaran, tentu ini sangat mengganggu proses belajar,” kenangnya.
Masalah tidak berhenti pada banjir. Minimnya ruang kelas sempat memaksa pihak sekolah memutar otak demi menampung 24 rombongan belajar dengan hanya 20 ruang yang tersedia. Akibatnya, fasilitas penunjang seperti laboratorium terpaksa dialihfungsikan menjadi ruang kelas darurat.
Perubahan drastis mulai terasa pada tahun 2025 saat SMPN 1 Balung menerima dana revitalisasi sebesar Rp4,2 miliar—salah satu nominal bantuan terbesar untuk jenjang SMP di Jember. Anggaran fantastis tersebut dialokasikan secara efektif untuk membangun empat ruang kelas baru dan dua unit toilet.
Selain bangunan baru, pembenahan total juga dilakukan pada tujuh ruang kelas lama, dua laboratorium, ruang UKS, ruang BK, hingga area administrasi.
“Sekarang laboratorium dan ruang multimedia sudah bisa difungsikan kembali sebagaimana mestinya karena kebutuhan ruang kelas telah terpenuhi. Dana bantuan langsung masuk ke rekening sekolah dan kami kelola secara terbuka demi kepentingan peserta didik,” tegas Rokhim.
Menutup pernyataannya, Mohammad Rokhim optimis bahwa perbaikan sarana ini akan menjadi batu loncatan bagi peningkatan mutu SDM di Jember. Dengan fasilitas yang kini memadai, ia yakin prestasi siswa akan terus melejit dan mampu bersaing di jenjang yang lebih tinggi.














