Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jawa Timur.
Menanggapi hal tersebut, putri almarhum KH Masykur Hasyim itu mengaku memang sengaja membangun ruang dialog seluas-luasnya dengan generasi muda. Menurutnya, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pemudanya.
“Saya memang senang bergaul dengan siapa pun, terutama anak muda. Gen Z ini adalah estafet kepemimpinan bangsa. Kalau kita ingin melihat kemajuan Indonesia ke depan, lihatlah bagaimana gagasan dan keberanian pemudanya hari ini,” ujar Lia.
Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu menambahkan, anak muda tidak boleh hanya menjadi objek politik, melainkan harus menjadi subjek perubahan. Ia pun mendorong generasi muda untuk aktif menyampaikan gagasan, berani berkompetisi, dan membangun kapasitas diri.
“Politik harus ramah anak muda. Mereka bukan hanya pemilih, tetapi calon pemimpin masa depan,” tegasnya.
Dengan basis dukungan yang kuat dari kalangan muda, Lia Istifhama dinilai berhasil membangun citra sebagai politisi perempuan yang inklusif, komunikatif, dan relevan dengan semangat zaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




