PONOROGO,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Legi Ponorogo tetap stabil pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.
Peninjauan dilakukan bersama Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita pada Minggu (30/3/2026).
BACA JUGA:
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
Khofifah menyasar sejumlah lapak pedagang dan berdialog langsung dengan penjual maupun pembeli.
Dari hasil pemantauan, distribusi bahan pokok dinilai lancar dan harga relatif terkendali.
“Syawal ini kita ingin memastikan bahwa stabilisasi distribusi sembako aman dan lancar. Dan saya rasa di Pasar Legi Ponorogo ini dari yang saya tanya distribusinya lancar, harga cenderung stabil bahkan turun. Kalau harga daging ayam turunnya agak signifikan, daging juga turun, sementara harga beras stabil,” ujarnya.
Berdasarkan data di lapangan, harga cabai rawit berkisar Rp40.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Cabai besar berada di kisaran Rp30.000 per kilogram.
Bawang merah dijual Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Bawang putih berada di kisaran Rp22.000 hingga Rp25.000 per kilogram.
Untuk komoditas pangan utama, telur ayam berkisar Rp27.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
Harga beras SPHP sekitar Rp57.000 per 5 kilogram. Beras medium berada di kisaran Rp12.800 hingga Rp13.000 per kilogram. Beras premium dijual Rp14.700 hingga Rp15.000 per kilogram. Gula pasir berkisar Rp12.000 hingga Rp16.000 per kilogram.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




