PG Candi Baru Targetkan Produksi 35 Ribu Ton Gula pada 2026

PG Candi Baru Targetkan Produksi 35 Ribu Ton Gula pada 2026 Direktur PG Candi Baru, Arief Nursusanto (kanan). Foto: MUSTAIN/BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pabrik Gula (PG) Candi Baru Sidoarjo menargetkan produksi 35 ribu ton gula pada musim giling 2026. Angka ini meningkat sekitar 5 ribu ton dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai 30 ribu ton.

“Untuk tahun 2026 target produksi kami 35 ribu ton gula, dengan menggiling 4,8 juta kuintal tebu dari petani-petani yang bermitra dengan PG Candi Baru,” kata Direktur PG Candi Baru, Arief Nursusanto, pada Sabtu (4/4/2026) malam.

Ia berharap kondisi cuaca segera mendukung proses produksi. Sesuai prediksi BMKG, kemarau tegas diperkirakan terjadi pada Mei 2026. 

“Namun jika penghujung April iklim benar-benar mendukung, kita bisa langsung mulai produksi,” ucap Arief.

Pasokan tebu berasal dari petani mitra di Sidoarjo, Gresik, Pasuruan, Mojokerto, Malang, Probolinggo, hingga Lumajang. Untuk meningkatkan kualitas, PG Candi Baru menyediakan bibit varietas unggul serta sarana produksi pertanian.

Arief menyatakan, pihaknya menyiapkan investasi hampir Rp16 miliar untuk pembenahan pabrik dan infrastruktur pendukung. Perbaikan budidaya di lahan pertanian juga dilakukan, termasuk pematusan dan irigasi bekerja sama dengan Dinas PU BMSDA Sidoarjo.

“PG Candi Baru menjadi salah satu pabrik penyokong ketersediaan gula nasional. Hasil produksi tidak hanya diedarkan di Jawa, namun juga dikirim hingga Bali dan Papua,” urai Arief.

Menurut dia, Jawa Timur menyumbang sekitar 60 persen produksi gula nasional sehingga menjadi lumbung utama gula di Indonesia. (sta/mar)