Wabup Gresik Tutup Pelatihan Penyusunan SPM dan Renstra BLUD, Tekankan Peningkatan Layanan Publik

Wabup Gresik Tutup Pelatihan Penyusunan SPM dan Renstra BLUD, Tekankan Peningkatan Layanan Publik Wabup Asluchul Alif saat menutup pelatihan teknis penyusunan SPM dan renstra BLUD. foto: ist.

"Semoga seluruh pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh memberikan manfaat yang besar dan berdampak positif bagi peningkatan kinerja di Kabupaten Gresik serta kualitas pelayanan kepada masyarakat," imbuhnya.

Lebih lanjut, Wabup berpesan kepada seluruh bidang kesehatan di Kabupaten Gresik agar terus berinovasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menjaga tata kelola yang baik.

"Saya titip jangan sampai ada layanan yang tidak baik, jangan dipersulit terutama kepada masyarakat yang membutuhkan perawatan dengan menggunakan BPJS. Karena itu adalah hak dasar yang juga harus ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Gresik," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, Mukhibatul Khusnah, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan penyusunan SPM dan Renstra dilaksanakan selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 April 2026.

Ia menjelaskan, total peserta sebanyak 147 orang yang berasal dari tiga RSUD, 32 Puskesmas, dan UPT Labkesda.

"Pelaksanaan kegiatan pada hari pertama telah dilakukan penyusunan Renstra , kemudian hari kedua penyusunan SPM , dan hari ketiga rencana tindak lanjut dan evaluasi. Tidak hanya itu, setelah pelatihan ini akan dilakukan pendampingan melalui Zoom setiap minggu bersama LPPSP UI dengan target penyelesaian dokumen SPM dan Renstra dalam dua bulan," ungkapnya.

Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan dampak nyata dan selaras dengan visi misi Dinas Kesehatan serta RPJMD Pemerintah Kabupaten Gresik.

"Untuk itu, pelatihan ini harus berdampak dan selaras dengan visi dan misi Dinas Kesehatan maupun RPJMD Pemerintah Kabupaten Gresik," pungkasnya. (hud/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO