Pelatihan di Aula Kantor DPUPR Jombang.
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 60 operator alat berat.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor DPUPR Jombang selama 2 hari ini bertujuan memastikan pengerjaan proyek infrastruktur berjalan sesuai standar profesional.
BACA JUGA:
- Banjir Rendam 525 Hektare Sawah dan Ratusan Rumah, DPUPR Jombang Bersihkan Sumbatan di Sungai
- Lewat Program Balik Gratis 2026, Pemkab Jombang Berangkatkan 300 Warga ke Jakarta
- Pastikan Stabilitas Pangan Jelang Ramadan, Bapanas dan Pemkab Jombang Pantau Harga di Pasar Pon
- Sambut Ramadhan 1447 H, Ribuan Warga Jombang Meriahkan Grebeg Apem 2026
Kepala DPUPR Jombang, Imam Bustomi, menegaskan sertifikat kompetensi kini menjadi kebutuhan krusial.
“Tujuan utama kami adalah memberikan pengakuan resmi atas keahlian mereka. Dengan sertifikasi ini, para operator tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga standar keselamatan kerja yang lebih terjamin,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Peserta terdiri dari 37 orang internal Dinas PUPR dan 23 orang dari instansi lain, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, serta BPBD Jombang.
Mereka dibekali materi teori dan simulasi praktik lapangan yang dipandu akademisi serta praktisi ahli. Setelah mengikuti uji kompetensi, seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak mengantongi sertifikat resmi.
Kabid Tata Bangunan dan Bina Konstruksi, Edy Yulianto, berharap ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan di lapangan. Ia menilai tersedianya tenaga operator tersertifikasi akan membuat pembangunan fisik di Jombang lebih efektif, efisien, dan minim risiko kecelakaan kerja.
“Dengan ini akan menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas infrastruktur daerah yang lebih kokoh,” tuturnya. (aan/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




