Penghargaan yang diterima untuk Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Bupati Jember, Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait, menerima penghargaan sebagai Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik dalam peringatan Hari Pers Nasional 2026 dan HUT ke-80 PWI Jatim di Dyandra Convention Center, Kamis (16/4/2026) malam.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas berbagai inovasi pelayanan publik yang dijalankan Pemkab Jember dalam beberapa waktu terakhir.
BACA JUGA:
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
- Gus Fawait Launching Pemkab Mini di Kecamatan, Warga Pinggiran Kini Tak Perlu Jauh ke Kota
Dalam agenda tersebut, kehadiran Gus Fawait diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember, Regar Jeane Dealen Nangka.
Menanggapi penghargaan yang diterimanya, Gus Fawait menyebut apresiasi tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus melakukan pembenahan pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi vitamin sekaligus penyemangat bagi kami di pemerintahan untuk terus berinovasi. Ini membuktikan bahwa upaya melayani masyarakat Jember berada di jalur yang benar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah program prioritas yang menjadi fondasi transformasi pelayanan publik di Kabupaten Jember.
Salah satu program utama yang dijalankan adalah Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang memberikan akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat ber-KTP Jember, khususnya kelompok rentan, melalui jaringan rumah sakit yang bekerja sama secara nasional.
Selain sektor kesehatan, Pemkab Jember juga menghadirkan program Peta Cinta atau Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan untuk mempermudah pengurusan administrasi kependudukan.
Melalui program tersebut, masyarakat tidak lagi harus datang ke pusat kota karena pengurusan dokumen seperti KTP dan Kartu Keluarga kini dapat diselesaikan langsung di tingkat kecamatan.
Program lain yang turut menjadi perhatian adalah Wadul Gus’e, sebuah platform komunikasi digital yang membuka ruang interaksi dua arah antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Menurut Gus Fawait, layanan digital tersebut disiapkan agar masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan laporan, keluhan, maupun usulan terkait pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan menjaga ketersediaan sarana pendukung, termasuk stok blangko KTP di tingkat kecamatan, agar pelayanan administrasi kependudukan berjalan lancar tanpa kendala.
Gus Fawait mengajak masyarakat untuk tetap aktif mengawasi sekaligus terlibat dalam proses pembangunan di Jember.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh masyarakat dan jajaran OPD di Jember. Ini menjadi momentum bersama untuk mewujudkan Jember Baru yang lebih maju,” katanya.
Pemkab Jember berharap berbagai inovasi pelayanan publik yang telah dijalankan dapat semakin meningkatkan kualitas layanan pemerintahan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi daerah. (ngga/yud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




