Tanya-Jawab Islam: Bagaimana Urutan Sholat Malam, antara Taubat, Tahajud, dan Hajat?

Shalat malam tidak memiliki urutan yang wajib secara mutlak antara shalat taubat, tahajud, dan hajat. Ketiganya sama-sama termasuk shalat sunnah, hanya penekanannya saja yang berbeda. Shalat taubat berkaitan dengan permohonan ampun, tahajud berkaitan dengan ibadah malam setelah tidur, sedangkan shalat hajat berkaitan dengan permohonan kebutuhan tertentu kepada Allah SWT.

Namun, bila ingin disusun dengan tertib, urutan yang baik adalah: shalat taubat, kemudian tahajud, lalu shalat hajat, dan ditutup dengan shalat witir.

Alurnya sederhana. Seorang hamba lebih dahulu memohon ampun kepada Allah melalui shalat taubat. Ini sejalan dengan perintah Al-Qur’an agar orang beriman bertaubat dengan sungguh-sungguh, sebagaimana disebut dalam QS. At-Tahrim ayat 8: "Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhanmu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya. Cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya".

Setelah itu, dilanjutkan dengan shalat tahajud. Tahajud memang sangat terkait dengan ibadah malam. Dasarnya antara lain QS. Al-Isra’ ayat 79: "Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji".


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: