KOTA BLITAR,BANGSAONLINE.com - Aksi penolakan terhadap mantan narapidana yang masuk bursa calon Ketua KONI Kota Blitar mewarnai dinamika pemilihan Ketua KONI Kota Blitar, Senin (18/5/2026).
Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Blitar Raya menggelar aksi di depan Kantor KONI Kota Blitar dan DPRD Kota Blitar.
Mereka membawa poster dan pengeras suara saat menyampaikan tuntutannya.
Massa aksi menyoroti munculnya nama mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar dalam bursa calon Ketua KONI Kota Blitar.
MAKI menilai persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan hak seseorang untuk mencalonkan diri.
Mereka menilai organisasi olahraga harus dipimpin figur yang memiliki rekam jejak baik. Menurut mereka, hal itu penting untuk menjaga marwah pembinaan atlet di Kota Blitar.
Menanggapi aksi tersebut, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menyatakan akan memanggil seluruh pengurus KONI dan cabang olahraga.
Ia menyebut seluruh cabang olahraga memiliki integritas untuk memajukan olahraga di Kota Blitar.
“Saya yakin para cabor memiliki integritas untuk memajukan olahraga Kota Blitar. Maka dari itu nanti saya panggil semua pengurus KONI dan seluruh cabor,” ujar Syauqul Muhibbin.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI Kota Blitar, Slamet Haryono, menyatakan seluruh tahapan penjaringan telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia mengatakan aspirasi yang muncul akan dikonsultasikan kepada KONI Provinsi dan KONI Pusat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




