Jemaah Haji Mulai Rampungkan Lempar Jumrah, Petugas Ingatkan Jangan Pisah Rombongan

Jemaah Haji Mulai Rampungkan Lempar Jumrah, Petugas Ingatkan Jangan Pisah Rombongan Cucu Nurparid

MAKKAH,BANGSAONLINE.com - Jutaan jemaah haji dari penjuru dunia, termasuk dari Indonesia mulai merampungkan prosesi di Jamarat, Mina.

Pantauan di lapangan, situasi  berlangsung aman dan relatif lancar hingga Jumat (29/5/2026).

Prosesi lontar jumrah dimulai sejak Rabu (27/5/2026). Jemaah yang mengambil nafar awal menyelesaikan hingga Jumat (29/5/2026).

Sedangkan jemaah nafar tsani melanjutkan ibadah tersebut hingga Sabtu (30/5/2026) atau pada 10-13 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Bagi jemaah haji Indonesia, pelaksanaan dilakukan di lantai 1 dan lantai 3 kompleks Jamarat. Hingga kini, arus jemaah menuju lokasi lontar jumrah masih terus berlangsung.

Kepala Pos Mobile Crisis Rescue (MCR) 1 Pos 3, Cucu Nurparid, mengatakan persoalan yang paling sering ditemui petugas di lapangan ialah jemaah yang terpisah dari rombongan.

Menurutnya, komunikasi antarjemaah menjadi faktor penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan selama perjalanan menuju Jamarat.

"Kami mengimbau atas nama kapos MCR 1 Pos 3 seluruh jemaah haji yang akan melaksanakan jumrah paling penting yang harus diperhatikan adalah jangan sampai pisah dari rombongan, kedua pastikan bahwa kondisi badan kita fit. Jangan sampai dari perjalanan apalagi dari Maktab yang luar biasa jaraknya maka dengan adanya saling komunikasi tidak pecah rombongan itu akan menjadi kunci kelancaran," ujar Cucu Nurparid kepada tim Media Center Haji (MCH) 2026 di Jamarat, Jumat (29/5/2026).

Ia menilai pelaksanaan sejak hari pertama berjalan cukup tertib. Pos 3 MCR 1, kata dia, banyak melayani jemaah dari maktab VVIP, termasuk jemaah haji khusus, Timwas DPR, Amirulhaj, hingga tamu undangan Kerajaan Arab Saudi.

"Kami alhamdulillah ada di Pos 3 MCR bawah, kalau kita lihat jemaahnya itu jemaah kebanyakan dari maktab VVIP, salah satunya rombongan dari Timwas DPR rombongannya amirulhaj, rombongannya undangan-undangan dilaksanakan di MCR bawah ini," tuturnya.

Cucu menjelaskan, kepadatan jemaah paling tinggi terjadi pada Rabu (27/5/2026), terutama mulai pukul 11.30 waktu setempat hingga lewat tengah malam. Meski demikian, kondisi tersebut dapat terurai berkat ketertiban jemaah dan pengaturan petugas.

Pantauan di lokasi sejak Rabu hingga Jumat menunjukkan ribuan jemaah memadati jalur dan terowongan menuju kompleks Jamarat. Jemaah berjalan beriringan sejak pagi hingga malam untuk melaksanakan lontar jumrah.

Lempar jumrah merupakan salah satu rangkaian wajib haji yang dilaksanakan selama di Mina. Dalam prosesi tersebut, jemaah melempar batu kerikil ke tiga titik jumrah sebagai simbol perlawanan terhadap godaan setan.

Kepadatan arus jemaah terlihat di sejumlah akses menuju Jamarat. Namun secara umum, pelaksanaan ibadah tetap berjalan lancar berkat pengaturan arus oleh petugas keamanan dan otoritas Arab Saudi.

Petugas kesehatan juga disiagakan di sepanjang jalur menuju Jamarat untuk memberikan penanganan medis bagi jemaah yang mengalami kelelahan setelah berjalan kaki sejauh sekitar 15 kilometer.

Cuaca panas dan tingginya aktivitas fisik menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah selama menjalankan lontar jumrah.

Karena itu, petugas terus mengimbau jemaah menjaga kondisi tubuh, memperbanyak konsumsi air putih, dan tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik menurun. (msn/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO