Mobile Crisis Rescue dan 19 Armada Mobil Golf Perkuat Pelindungan Jemaah Haji Selama di Mina

Mobile Crisis Rescue dan 19 Armada Mobil Golf Perkuat Pelindungan Jemaah Haji Selama di Mina Kemenhaj melalui Satgas Operasional Armuzna mengerahkan 19 unit mobil golf di kawasan Mina untuk membantu jemaah yang kelelahan.

“Mobil golf kami siagakan sebagai layanan respons cepat bagi jemaah yang membutuhkan bantuan di sekitar Jamarat dan jalur pergerakan Mina. Petugas bergerak menyisir titik-titik strategis agar jemaah yang kelelahan, tersesat, atau terpisah dari rombongan bisa segera didampingi dan diantar kembali ke tenda dengan aman,” tutur Maria.

Kemenhaj juga menempatkan Mobile Crisis Rescue atau MCR di kawasan Jamarat, Mina. MCR merupakan tim khusus dan posko layanan kedaruratan yang disiapkan untuk memberikan pertolongan pertama, membantu evakuasi darurat, serta mengurai kepadatan jemaah pada fase puncak ibadah haji.

Maria menjelaskan, MCR disiagakan untuk menangani berbagai situasi kedaruratan, antara lain jemaah pingsan, mengalami kelelahan ekstrem, tersesat, terpisah dari rombongan, hingga evakuasi bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas.

“Kehadiran Satgas Mina, mobil golf, dan MCR merupakan bagian dari komitmen Kemenhaj menghadirkan layanan yang cepat, dekat, dan responsif. Kami ingin memastikan setiap jemaah, terutama lansia, disabilitas, perempuan, dan jemaah risiko tinggi, mendapatkan pelindungan dan pendampingan selama fase Mina,” ungkap Maria.

Kemenhaj kembali mengingatkan seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan selama berada di Mina. Jemaah diminta memperbanyak minum air putih, makan secara teratur, menggunakan pelindung kepala saat berada di luar tenda, serta membatasi aktivitas fisik yang tidak diperlukan.

Keluarga kloter, ketua rombongan, ketua regu, dan sesama jemaah juga diminta memberikan perhatian lebih kepada jemaah rentan. Jika ditemukan jemaah kelelahan, kebingungan, terpisah dari rombongan, atau mengalami gangguan kesehatan, jemaah diminta segera melapor kepada petugas terdekat.

“Kami mengajak seluruh jemaah untuk saling menjaga, saling membantu, dan saling mengingatkan. Semangat gotong royong dan ukhuwah menjadi kunci agar seluruh rangkaian ibadah di Mina berjalan aman, tertib, nyaman, dan penuh keberkahan,” pungkas Maria.

Kemenhaj memastikan seluruh layanan selama fase Mina, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga pelindungan jemaah, terus diperkuat sampai seluruh rangkaian Armuzna selesai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO