Total kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp90 juta.
"Peristiwa kebakaran rumah dan kandang ternak di Desa Picisan masuk dalam kategori sedang dengan total kerugian mencapai Rp90 juta," ungkapnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan identifikasi untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pemilik rumah.
Berdasarkan hasil penelusuran, kebakaran diduga bermula saat korban membakar sampah di dekat kandang ternak untuk mengusir nyamuk.
Namun, api yang semula terkendali justru membesar dan merembet ke kandang.
Kobaran api kemudian menyambar sebagian bangunan rumah hingga menyebabkan kebakaran yang lebih luas.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, enam ekor kambing milik korban dilaporkan mati akibat terbakar.
"Kami menghimbau agar masyarakat tidak membakar sampah secara sembarangan agar peristiwa serupa tidak lagi terjadi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




