Salah satu wali murid saat berkonsultasi di Posko SPMB.
Dalam pelaksanaan SPMB 2026, Dindik Jatim juga menggelar simulasi pendaftaran yang diikuti 146.503 calon murid. Adapun 169.575 calon murid telah mengambil PIN namun belum mengikuti simulasi.
Aries menekankan simulasi penting meski tidak wajib. Ia mengatakan, “Memang tidak wajib mengikuti. Tetapi tahapan ini jika tidak diikuti calon murid akan rugi, karena akan kesulitan saat SPMB berlangsung.”
Simulasi dibuat menyerupai proses pendaftaran sebenarnya, termasuk jalur domisili agar calon murid mengetahui rayon reguler maupun sebaran sesuai domisili.
“Jadi, kalau sudah mengikuti simulasi mereka mengetahui dan ada gambaran nanti kira-kira kalau ikut daftar jalur domisili mereka akan sekolah di mana. Jaraknya berapa itu akan diketahui saat simulasi,” ucap Aries.
Ia menambahkan, peserta jalur Prestasi Nilai Akademik SMA dan SMK juga dapat mengetahui nilai akhir yang akan digunakan saat mendaftar. Aries mengimbau calon murid memperhatikan rayon sekolah sesuai domisili serta waktu pendaftaran jalur domisili SMA (35 persen) dan SMK (10 persen) yang dibuka pada 11-12 Juni 2026. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




