Ketua Partai di Gresik Sebut Empat Figur Ini Berpeluang Maju Pilbup 2030, Siapa Saja?

Ringkasan Berita
  • Empat figur politik disebut memiliki peluang maju Pilbup Gresik 2030: Wabup Asluchul Alif (Gerindra), Ketua DPRD M Syahrul Munir (PKB), Anggota DPR RI Thoriq Majiddanor/Jiddan (NasDem), dan Anggota DPRD Nadlir (PDIP).
  • Ketua DPD PAN Faqih Usman menilai banyaknya calon membuat pilkada menarik dan menandakan demokrasi sehat karena masyarakat punya banyak pilihan.
  • Ketua DPD Golkar Wongso Negoro menjelaskan keempat figur berasal dari partai dengan kursi DPRD dan memenuhi syarat 7,5% suara Pemilu 2024 untuk mengusung calon sendiri tanpa koalisi.
  • Golkar Gresik mengaku sudah melirik dan melakukan pendekatan terhadap sejumlah figur lain untuk diusung Pilkada 2030, meski belum merinci nama-namanya.

GRESIK, BANGSANLINE.com – Meski Pilkada baru akan digelar tahun 2030, namun petinggi partai politik (parpol) di Gresik sudah menyebut sejumlah figur yang berpeluang running calon bupati maupun wakil bupati untuk menggantikan Bupati Fandi Akhmad Yani yang telah jalan dua periode.

Saat ini ada empat figur politisi yang disebut memiliki peluang. Mereka adalah Wabup Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Anggota DPR RI Thoriq Majiddanor atau akrab dipanggil Jiddan, dan Anggota DPRD Gresik fraksi PDIP, Nadlir.

“Keempat figur tersebut sudah mulai muncul. Desas-desusnya sudah mulai digadang running pilbup setelah Gus Yan (Fandi Akhmad Yani) tak bisa running lagi. Saya rasa keempat figur itu secara modal politik berpelung running Pilkada Gresik 2030,” ujar Ketua DPD PAN Gresik, Faqih Usman, kepada BANGSAONLINE, Sabtu (29/8/2026).

Faqih menilai, justru semakin bagus jika banyak figur yang tampil dalam perhelatan pilbup di Kota Pudak tersebut. Sebab, masyarakat Gresik akan banyak disuguhkan pilihan calon pemimpin mereka.

“Semakin banyak pilihan figur yang running Pilkada semakin bagus, masyarakat akan banyak pilihan, kondisi ini akan menunjukkan demokrasi di Gresik berjalan makin sehat,” tutur Ketua Fraksi PAN DPRD Gresik ini.

Ia berharap, para figur yang punya peluang tersebut nantinya benar-benar terbukti maju, sehingga pesta demokarasi berjalan menarik.

“Kalau calonnya banyak kan makin menarik,” tandasnya.

Sememtara itu, Ketua DPD Golkar Gresik, Wongso Negoro, menyatakan keempat figur tersebut saat ini menduduki jabatan strategis di parpol yang memiliki kursi di DPRD.

Asluchul Alif merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Gresik. sementara M. Syahrul Munir Ketua DPC PKB Gresik, Jiddan Ketua DPD NasDem Gresik, dan Nadlir Bendahara DPC PDIP Gresik.

“Dilihat dari partainya, mereka sangat peluang untuk running Pilkada. Sebab, tanpa koalisi pun kalau melihat raihan partai hasil Pemilu 2024, mereka bisa berangkat," katanya.

Menurut Wongso, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), parpol atau gabungan parpol bisa memberangkatkan pasangan calon kepala daerah minimal memiliki 7,5 persen suara hasil Pemilu 2024.

“Melihat persyaratan 7,5 persen, Golkar Gresik juga bisa memberangkatkan pasangan calon sendiri. Karena itu, sangat berpeluang  selain empat figur tersebut akan muncul figur-figur lain yang bakal running Pilkada Gresik 2030,” jelas Wongso.
Ia menambahkan, Golkar Gresik sudah melirik sejumlah figur untuk diusung pada Pilkada 2030, namun belum menjelaskan secara detail siapa saja figur tersebut.

“Tunggu saja tanggal mainnya, yang pasti kami sudah lakukan pendekatan-pendekatan dan terus mapping dukungan untuk partai Golkar, baik untuk pemilu maupun pilkada mendatang,” pungkasnya. (hud/msn)