ilustrasi
Sempat terjadi perdebatan antara petugas dengan pria berbadan tambun itu. Hanya, petugas tak mau mendengarkan alasan pria tersebut, petugas tetap meminta KTP untuk dilakukan pendataan. Bahkan, ia sempat tersulut emosinya ketika wartawan mengambil gambar salah satu pegawai Dinas Pengairan. “Ojo fota-foto ae (jangan foto terus, red),” ucapnya marah.
Kemudian, razia dilanjutkan ke Pasar Burung, namun petugas tidak menemukan satu orang pun PNS. Justru ditemukan seorang PNS dari Dinas Perikanan di sebuah bengkel saat petugas hendak kembali ke kantor Satpol PP. PNS tersebut tengah service sepeda motor.
Kepala Bidang (Kabid) Operasi dan Pengamanan Satpol PP, Alfian Helmy, di lokasi razia mengatakan razia PNS ini dilaksanakan seiring dengan banyaknya aduan dari masyarakat yang masuk tentang banyaknya PNS yang berkeliaran saat jam kerja. Kami razia penertiban PNS bersama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan Direktorat Lamongan,” ujarnya.
Ditambahkanya, razua rutin dilakukan agar para PNS sadar dan mengetahui akan tugas dan kewajibannya sebagai pelayan masyarakat.
“Tujuan untuk menertibkan PNS di Kabupaten Lamongan, agar dapat melaksanakan kewajibannya ke masyarakat, supaya kalau ada masyarakat membutuhkan tidak kecewa,” terangnya. (lmg1/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




