Keluarga Muslim Inggris Dihadang, Tak Boleh Masuk Los Angeles

Keluarga Muslim Inggris Dihadang, Tak Boleh Masuk Los Angeles

"Ini karena serangan di Amerika, mereka pikir setiap Muslim itu mengandung ancaman," katanya.

Ia mengatakan anak-anak padahal sudah sangat menantikan liburan mereka ke Amerika, sejak berbulan lalu. Mereka sangat kecewa tidak bisa mengunjungi saudara mereka seperti telah direncanakan. 

Pihak maskapai juga menolak mengembalikan tiket senilai 13.340 dolar AS. Keluarga ini dipaksa pula mengembalikan semua yang telah dibeli di toko bebas cukai bandara sebelum diantar keluar bandara. "Saya tidak pernah semalu ini dalam hidup saya. Saya kerja di sini, punya usaha di sini. Tapi kami diasingkan," kata Mahmood.

Dua hari setelah keluarga ini dihentikan naik pesawatnya ke AS, traveler Inggris lain Ajmal Mansoor seorang imam dan pengajar di Bristol ditolak naik pesawat menuju New York. 

"AS punya hak untuk mengeluarkan dan menolak visa, saya sangat paham itu. Tapi tidak memberikan alasan apapun akan membuat marah orang biasa. Tindakan itu tidak memenangkan hati dan pikiran orang. Justru membuat marah. Saya terpana pada tindakan irasional yang dilakukan ini. Tapi apakah AS peduli tentang apa yang kita dan orang lain pikir? Saya rasa tidak!" tulisnya di dinding Facebooknya, dikutip dari The Guardian, Rabu (23/12). 

Pihak Kedutaan Besar AS di London menolak memberi komentar terkait insiden ini. (rol/dur)

Sumber: The Guardian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Ternyata 13 Oktober peringati Hari Kegagalan Sedunia':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO