Minimarket Jual Terompet Sampul Al-Quran, Alfamart Akui Pesan 11 Ribu dari Supplier

Minimarket Jual Terompet Sampul Al-Quran, Alfamart Akui Pesan 11 Ribu dari Supplier Inilah terompet dari sampul al-Quran yang dijual di minimarket alfamart di Kendal Jawa Tengah. foto: okezone.com

KENDAL, BANGSAONLINE.com – Umat Islam di Kendal Jawa Tengah heboh. Ada terompet berbahan sampul Alquran yang dijual di minimarket Kendal, Jawa Tengah dan sekitarnya. Warga kaget dan melaporkannya ke polisi.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart angkat bicara terkait penemuan terompet tahun baru berbahan kertas Al-Quran di minimarket di daerah Kebondalem, Kabupaten Kendal.

Dilansir dari Tribun Jateng, Coorporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Semarang Rembang menjelaskan pihaknya memesan 11 ribu terompet dari supplier Semarang dan Solo satu bulan lalu untuk menyambut Tahun baru mendatang.

Meski demikian tidak semua outlet Alfamart menjual terompet, hanya di wilayah Semarang dan Kendal. Pihaknya memang tidak membongkar sampai jauh bahan terompet.

“Kita terima saja barangnya (terompet-red) kalau dibongkar jadi rijek kami hanya mengecek bunyinya serta bentuknya sebab sampul Al-Quran dibungkus dengan rapi,” ujar Eko melalui sambungan telepon yang diterima, Senin (28/12).

Lebih lanjut Eko memaparkan pihak Alfamart sudah menarik semua terompet yang sempat meresahkan masyarakat. Dia berjanji akan selektif lagi memilih supplier. “Kami akan lebih hati-hati memilih supplier serta akan mengecek barang yang masuk,” tegas Eko.

Terompet tersebut diketahui diijual di minimarket berdasarkan pengamatan warga yang juga tokoh agama Kebondalem, Kendal, Minggu (27/12/2015). Di terompet, ada tulisan "Kementerian Agama RI tahun 2013" dan kaligrafi Arab dengan tulisan lafaz Alquran.

Atas laporan warga, polisi langsung turun tangan. Mereka menyisir sejumlah minimarket untuk mencari barang serupa.

Puluhan terompet memang sudah disita. Namun berdasarkan informasi di beberapa minimarket, terompet sudah terjual habis. Yang belum laku kini ditarik dari peredaran.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Nur Ali membenarkan ada terompet berbahan bagian diduga Alquran. "Sedang kita dalami, semoga cepat selesai ya," kata Nur Ali saat dikonfirmasi wartawan dilansir dari detik.com, Senin (28/12/2015).

Sedangkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin mengatakan terompet tersebut sempat berada di Semarang, tepatnya di gudang di kawasan industri Wijayakusuma. Terkait produsen, dari data yang diperoleh, terompet dibuat di Solo.

"Diproduksi di Solo. Disebarkan di minimarket di Kendal," kata Burhanudin, Senin (28/12/2015).

Pihaknya akan melakukan antisipasi agar tidak ada peristiwa serupa di Kota Semarang. Burhanudin menegaskan anggotanya akan bersiaga untuk melakukan pengamanan menjelang perayaan Tahun Baru hingga berakhirnya perayaan.

"Kami lakukan pengamanan supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tegasnya.

Sumber: Detik.com/Tribun Jateng/okezone