KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Salah seorang pengamen jalanan di wilayah kota Kediri nangis saat dibawa petugas Satpol PP Kota Kediri, Kamis (21/1) siang.
Dia adalah ND (14), pemuda asal desa Tawang Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. ND ditangkap petugas saat ngamen di perempatan Rumah Sakit Baptis Kota Kediri dengan hanya berbekal tutup botol buat ngamen.
BACA JUGA:
- Konferensi Pers Akhir Tahun: Kriminalitas dan Laka Lantas di Kota Kediri Meningkat di 2025
- Gelar Razia KRYD, Polres Kediri Kota Tegakkan Disiplin Lalu Lintas dan Jaga Kamtibmas
- Apel Cipta Kondisi Polres Kediri Kota, 77 Pelanggar Ditindak pada Razia Multisasaran
- Razia Bolos Sekolah, Satpol PP Kediri Amankan Satu Siswa yang Nongkrong di Sumber Dlopo
ND mengaku terpaksa ngamen, karena dari keluarga tidak mampu dan kedua orang tuanya sakit-sakitan. "Bapak saya sakit Pak, ini hasil ngamen buat beli obat bapak," aku ND sambil mengusap air mata.
Dalam sehari, ND mengaku mendapat penghasilan rata-rata Rp 50 ribu. "Rata-rata 50 ribu, paling banyak 60 ribu, tidak tentu," akunya.
Sementara itu, Kasi linmas Satpol PP Kota Kediri Femy Syafonto mengatakan, razia yang dilakukan kali Ini dengan sasaran gelandangan pengemis dan pengamen. "Agar Kota Kediri bersih dan bebas dari gelandangan, makanya kami razia," ujarnya.
Selanjutnya, para gelandangan ini diserahkan ke dinas sosial dan tenaga kerja Kota Kediri untuk dilakukan pendataan dan diminta pernyataan untuk tidak mengulangi lagi.
Dalam razia siang ini, petugas hanya mampu mengamankan 4 orang gelandangan, pengemis dan pengamen. (rif/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




