Jasmas Dikepras Eksekutif secara Sepihak, DPRD Gresik Berang

Jasmas Dikepras Eksekutif secara Sepihak, DPRD Gresik Berang Gedung DPRD Gresik

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pengeprasan anggaran untuk program Jasmas (jaring aspirasi masyarakat) DPRD Gresik periode 2014-2019 yang dilakukan sepihak oleh eksekutif, membuat 50 anggota DPRD berang.

Seperti yang diungkapkan anggota FPAN DPRD Kabupaten Gresik, Faqih Usman. Ia mengatakan, selurung anggota DPRD beberapa hari ini terkena sasaran kemarahan masyarakat, khususnya konstituen mereka.

Masyarakat protes mengapa program Jasmas yang mereka titipkan ke DPRD, yang seharusnya pada APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2016 ini bisa direalisasikan, ternyata gagal.

"Benar sekali ke-50 anggota DPRD menjadi bulan-bulanan masyarakat yang jasmasnya gagal di-real di APBD 2016," kata Faqih Usman, Minggu (21/2).

Menurut Faqih, kemarahan konstituen anggota dewan akibat jasmas mereka dicoret di APBD 2016 ini sangat wajar. Sebab, mereka sebelumnya sudah berharap mendapatkan jatah jasmas. "Saya dan teman-teman DPRD lain juga marah karena tiba-tiba beberapa program jasmas kami di-cut (dipotong,red)," jelas Faqih.

Sebab, kata Faqih, eksekutif khususnya timang (tim anggaran) Pemkab Gresik, langsung main kepras tanpa sebelumnya lakukan konsultasi terlebih dulu dengan anggota DPRD.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO