BERHARAP DITEMUKAN: Tetangga korban, saat menunjukkan jejak korban menuju ke Sungai Bengawan Solo. foto: eky nurhadi/ BANGSAONLINE
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Bocah berumur 10 tahun bernama Daffin asal Kelurahan Ledokwetan, Kecamatan/Kota Bojonegoro dikabarkan hilang. Diduga, siswa kelas 3 SD Mulyoagung itu tenggelam di Sungai Bengawan Solo.
Salah satu tetangga korban, Sumiati mengatakan, korban petang kemarin, Senin (14/3) sekitar pukul 17.55 WIB diketahui berjalan menuju arah Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Gg. Bombay, Kelurahan Ledokwetan.
BACA JUGA:
- Bocah asal Lamongan Hilang di Sungai Bengawan Solo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
- Percepat Pengendalian Banjir, Bupati Lamongan Tinjau Penguatan Tanggul Kali Plalangan
- Bermain Tanpa Pengawasan, Balita Kembar di Temayang Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Sungai
- Motor dengan Kunci Beserta Dompet Ditinggal di Jembatan Bengawan Solo Lamongan, Polisi Cari Pemilik
"Dia sudah diteriaki teman-temannya tapi tidak dihiraukan," katanya, Selasa siang (15/3).
Diceritakan Sumiati, Daffin mengenakan baju berwarna hijau. Saat itu ia terus melanjutkan perjalanannya ke sungai. Korban kemudian berjalan memasuki rerimbunan pohon waru. Bahkan bekas jejak korban juga ditemukan hingga ke Sungai terpanjang di pulau jawa itu.
"Iya, diduga dia tenggelam, karena jejak kakinya sampai di bengawan," paparnya.
Kini, tetangga korban, TNI dan Polisi serta petugas BPBD Bojonegoro sedang melakukan pencarian terhadap jasad korban. BBPD menerjunkan satu tim ke Sungai Bengawan Solo dengan peralatan perahu karet dan pelampung. (nur/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




