Dokter Forensik Beberkan Hasil Autopsi Kematian Siyono di Komnas HAM

Dokter Forensik Beberkan Hasil Autopsi Kematian Siyono di Komnas HAM Ketua Tim Dokter Forensik Muhammadiyah didampingi Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqqodas dan para tokoh lainnya menggelar konferensi pers terkait hasil autopsi jenazah Suyono di Komnas Ham, Senin (11/4).

Selain itu, lanjut dia, tulang dada Siyono juga patah, ke arah jantung sehingga ada jaringan di jantung (terluka) dan mengakibatkan kematian yang fatal. Hal ini yang menjadi titik penyebab kematian Siyono.

"Iniah penyebab kematian dari hasil autopsi, yaitu pada bagian dada," tegas dia.

Siane juga menyebut, terdapat luka di kepala Siyono tapi bukan luka tersebut yang menyebabkan kematian, karena luka di kepala tidak terlalu membuat Siyono meninggal.

Ketua PP Muhammadiyah bidang Hukum Busyro Muqoddas menyebutkan langkah ini sebagai komitmen kesepakatan Muhammadiyah dengan Komnas HAM untuk memenuhi hak-hak masyarakat sebagai subyek hukum berdaulat berdasarkan UU 1945.

Menurut Busyro, pihak keluarga Siyono sejatinya tidak mempermasalahkan jika aparat kepolisian menduga Siyono terlibat me. Namun, itu semua harus dibuktikan lewat proses pengadilan yang fair.

"Jadi, yang kami permasalahkan adalah proses kematian Siyono dari sudut kemanusiaan," bebernya.

"Komnas HAM sepakat dengan kami melakukan upaya mengkonsolidasi dokter forensik yang bekerja di RS Muhammadiyah dan fakultas kedokteran dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Kemudian kami koordinasi untuk autopsi (jenazah Siyono) dengan melibatkan juga dokter forensik dari Polri," ujar mantan pimpinan KPK itu.

Selain Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas, sejumlah tokoh hadir dalam keterangan pers terkait kematian Suyono tersebut yakni Komisioner Komnas HAM, Haffid Abbas, Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, Haris Azhar (KontraS), Ray Rangkuti (Lima). (jkt1/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO