Kondisi mobil yang ditumpangi rombongan Fatayat. foto: BANGSAONLINE
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Kejadian naas ini bermula saat rombongan pengajian Fatayat NU pulang dari pengajian rutin di Kecamatan Slahung, kemarin (17/4). Rombongan yang terdiri dari ibu-ibu dan beberapa orang anak yang berjumlah 40 orang tersebut menumpang mobil bak terbuka, Mitsubishi L300.
Menurut saksi mata, Nasrudin, sesampainya di Blimbingsari, Ngilo-ilo mobil yang dikemudian oleh Solikin (34), tidak kuat menaiki tanjakan yang cukup terjal. Diduga karena mesin mati sehingga membuat rem menjadi tidak berfungsi, mobil meluncur mundur dan akhirnya terguling.
BACA JUGA:
- Ratusan Pengayuh di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik, Plt Bupati: Kata Presiden, Jangan Dijual
- Pendapatan Anjlok, Sopir Bus Mini Ponorogo Protes Trayek Surabay-Badegan, Dishub Fasilitasi Hal ini
- Usai OTT Bupati, KPK Geledah Kantor DPUPKP hingga Rumdin Sekda Ponorogo
- Benarkan OTT, Jubir KPK: Bupati Ponorogo Dibawa ke Jakarta
Akibatnya puluhan penumpang jatuh berhimpitan dan satu orang meninggal di tempat, sementara puluhan lainnya terluka. Korban meninggal atas nama Siti Nur Istiadah (11), siswi kelas 4 SD putri Sujari dan Lestari warga Ngilo-Ilo. Pihak kepolisian dibantu warga kemudian mengevakuasi kendaraan nahas tersebut. Sementara Polisi masih melakukan olah TKP.
Sementara itu puluhan korban lainnya saat ini dirawat di Puskesmas Nailan, Slahung, karena menderita luka-luka. (po2/jar/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




