Hutan tempat berburu. foto: ilustrasi
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gara-gara memburu belalang di hutan saat tengah malam, Pujiono (38) warga Desa Kayen, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban hilang misterius. Ia menghilang sejak Minggu, 15 Mei 2016 lalu, dan sampai saat ini belum diketemukan.
Informasi yang berhasil dihimpun BANGSAONLINE.com, Rabu (17/5) meyebutkan, Pujiono pergi mencari belalang di hutan sekitar Kayen, Kecamatan Bancar bersama 4 warga lainnya. Pada saat itu semuanya berpencar dari titik kumpul yang sebelumnya sudah ditentukan. Akan tetapi, di saat akan balik Pujiono tidak kunjung kembali. Kemudian, teman-teman Pujiono berupaya mencari namun hasilnya nihil.
BACA JUGA:
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
- Harga Sapi di Pasar Kerek Tuban Naik Rp1,5 Juta per Ekor Jelang Iduladha
“Benar Pujiono mencari belalang, namun sudah empat hari belum ditemukan. Saat ini kami bersama warga sekitar sedang melakukan pencarian terhadap korban,” ungkap Kapolsek Bancar, AKP Basir
Ia menuturkan, berdasarkan keterangan saksi Pujiono sempat diteriaki oleh teman-temanya dan diajak balik. Tetapi, korban tetap saja tidak muncul dan ketika dilakukan pencarian korban tidak ditemukan. Karena pencarian gagal kemudian, empat temannya tersebut malaporkan ke pihak desa dan dilanjutkan ke Polsek Bancar.
“Saat ini kami masih terus melajukan pencarian terhadap korban. Kami juga meminta pada pihak perhutani untuk ikut mencari korban. Sementara untuk hilangnya korban ini dalam proses penyelidikan Polsek Bancar,” pungkasnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




