SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Persediaan atau stok daging sapi dinyatakan masih aman di Kabupaten Sidoarjo. Meski demikian, pemkab setempat ancang-ancang bakal mendatangkan sapi jantan dari NTT dan Bali jika stok daging sapi menipis jelang Lebaran.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Sidoarjo, Drh Bambang Erwanto MM, menyatakan stok daging sapi di Sidoarjo relatif masih mencukupi hingga Lebaran nanti. "Stok daging sapi masih aman sampai lebaran nanti," cetus Bambang Erwanto kepada wartawan, Sabtu (11/6).
Baca Juga: Terpilih Aklamasi, Zakaria Dimas Nahkoda Baru Hipmi Sidoarjo
Persediaan daging sapi yang mencukupi hingga Lebaran itu, karena Sidoarjo banyak memiliki peternak sapi sehingga belum sampai mendatangkan sapi dari luar Jawa.
Meski demikian, kata Bambang Erwanto, bisa saja nanti akan didatangkan sapi-sapi untuk memenuhi kebutuhan daging sapi, jika stok menipis menjelang Lebaran. "Apabila stok daging sapi habis, ya bisa didatangkan sapi jantan dari NTT dan Bali," bebernya.
Sementara, memasuki hari keenam bulan Ramadan, harga daging sapi di Pasar Tradisional Kecamatan Krian masih terpantau stabil. Hal ini dikarenakan pasokan daging relatif lancar.
Baca Juga: Satgas Pangan Polresta Sidoarjo Tinjau Harga Beras di Pasar Larangan
Pantauan di lapangan, harga daging sapi dengan kualitas bagus mencapai Rp 95 ribu perkilogram, sedangkan kualitas biasa, mencapai Rp 90 ribu perkilogram. Harga daging ini bertahan mulai sebelum bulan ramadan.
“Tidak ada kenaikan sama sekali. Sebelum ramadhan sampai saat ini, harga daging super ya, Rp 95.000 / perkilogramnya,” ujar Umam (25), salah satu pedagang.
Umam menambahkan bahwa kemungkinan besar, daging sapi di pasar tradisional Krian ini akan mengalami kenaikan pada lima hari sebelum hari raya. Karena, pasokan daging yang sangat minim sedangkan permintaan masyarakat meningkat, sehingga menjadikan harga sapi pada hari menjelang hari raya, naik.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Pj Gubernur Jatim Sidak Pasar, Beberapa Komoditas Bapok Alami Kenaikan Harga
“Kita ikut-ikutan saja. Kalau harga sapi naik, pasti harga daging ikut naik juga. Biasanya sebelum hari raya naik mencapai Rp 110.000 / kilogram,” tambahnya. (sta/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News