Rekayasa Jalur SSA di Tuban, Pertigaan Jembatan Merik Semakin Padat Kendaraan

“Masih ada penumpukan kendaraan dan kendaraan harus berjalan secara bergantian, baik dari arah timur, utara maupun dari barat,” imbuh Dimas.

Selain terjadi penumpukan kendaraan, adanya rekayasa SSA tersebut juga membuat bingung masyarakat. Salah satunya dirasakan Darmawan seorang pengguna jalan asa Kecamatan Merakurak. Ketika melintas di jalur Basuki Rahmat tiba-tiba disuruh putar balik oleh petugas.

“Rencananya saya ini mau ke BNI, pas sampai di Perempatan Sambong saya tidak boleh lurus ke timur oleh petugas kepolisian. Saya disuruh belok kiri melewati Jalan KH Agus Salim,” terang Darmawan.

Rakayasa jalur SSA ini sendiri berlaku berlaku bagi semua kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Perempatan Sambong, persilangan Basuki Rahmad dan Jalan Agus Salim, serta Wahid Hasyim akan menjadi pusat pembagian dari arah barat dan timur Basuki Rachmad.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: