SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Mat Wardi (52), seorang nelayan asal Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, ditemukan tewas dalam perahunya sendiri, Selasa (9/8). Mayat Mat Wardi ini ditemukan pertama kali oleh Yongki Pranata, warga Dusun Tanodung, Desa Lombang, Kepulauan Gili Raja.
"Korban mengalami luka robek di bagian perut bawah sebelah kiri, sekitar 15 cm, sehingga oleh pihak keluarga langsung dibawa ke rumah duka," katanya.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
Petugas kepolisian yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) belum bisa memberikan keterangan secara detil, karena masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk sementara, kami belum bisa memberikan keterangan, nanti bisa langsung menghubungi pak Kapolsek saja, biar jelas,” terang Kepala Pos Polisi (Kapospol) Gili Raja, Aiptu Urnoto.
Kepala Desa Lombang, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. "Diduga dia meninggal karena cadot (pancing besar) yang dia gunakan lepas dari saengnya (ganggang yang digunakan mengangkat ikan besar-Red), kemudian pancingnya melejit dan megenai perut bagian bawah sebelah kirinya,” ungkap Juherman.
Juherman menceritakan, korban sebelumnya diketahui berangkat sendirian untuk pergi memancing, sekitar pukul 04.00 WIB, Senin (8/8) dini hari. Namun dia tidak kunjung balik. Dia baru ditemukan meninggal pada pukul 18.00 WIB sore. (fay/jun/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




