Khofifah jadi rebutan selfie ibu-ibu Muslimat. foto: tribunnews
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Meski mendapat dukungan dari berbagai Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Cabang (PC) untuk kembali memimpin Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa tidak ingin besar kepala.
"Berjuang bersama dalam satu barisan Muslimat NU membuat saya bangga. Saya ingin organisasi ini mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa," ungkap Khofifah di sela-sela Kongres XVII Muslimat NU di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (24/11).
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
- Dampingi Sheikh Afeefuddin di Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah: Pesantren Benteng Moral Jatim
- Gubernur Khofifah Bahas Kerja Sama Jatim-Yaman di Grahadi
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
Diungkapkan, kerja nyata yang dilakukan olehnya untuk Muslimat NU semata-mata demi pengabdian kepada ummat. Bagi Khofifah, Muslimat NU lebih dari sekedar organisasi keagamaan, namun juga wadah perjuangan wanita Islam Ahlus Sunnah Wal Jama`ah dalam mengabdi kepada agama, bangsa dan negara.
Mengenai mekanisme pemilihan ketua umum, Khofifah yang juga merupakan Menteri Sosial RI ini menyerahkan kepada keputusan peserta kongres. Khofifah berharap, Kongres yang berlangsung sejak 23 - 27 November itu bisa berjalan dengan baik dan sukses.
"Baik voting atau aklamasi saya serahkan semua kepada peserta kongres," tuturnya.
Untuk diketahui, agenda utama pada Kongres XVII Muslimat NU ini adalah pemilihan Ketua Umum PP Muslimat NU periode 2016-2021.
Sejumlah PW dan PC secara terang-terangan menyatakan dukungannya terhadap Khofifah untuk kembali menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU. Kinerja Khofifah dinilai sangat baik dalam memimpin organisasi sayap NU tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




