Dandim 0813 Bojonegoro saat memantau tanggul kali apur ingas di Desa Pucangarum yang jebol. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Tanggul kali apur ingas di Desa Pucangarum, Kecamatan Baureno, Bojonegoro jebol. Kali anak Sungai Bengawan Solo itu jebol 15 meter pagi tadi, sekitar pukul 08.30 WIB, Kamis (01/12).
Salah satu warga, Suwanto mengatakan, tanggul itu sebetulnya sudah ditinggikan oleh ratusan warga Desa Pucangarum, Kedungarum dan Kedungprimpen, Kecamatan Baureno sejak tiga hari kemarin. Namun, karena tingginya debit air dari Bengawan Solo tanggul, tanggul tidak mampu membendung air.
BACA JUGA:
- Bocah asal Lamongan Hilang di Sungai Bengawan Solo, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
- Percepat Pengendalian Banjir, Bupati Lamongan Tinjau Penguatan Tanggul Kali Plalangan
- Motor dengan Kunci Beserta Dompet Ditinggal di Jembatan Bengawan Solo Lamongan, Polisi Cari Pemilik
- Kenalkan Eco Wisata Kampung Terpadu, Dandim Tuban Gelar Senam Bareng dan Tanam Pohon
"Sudah ditumpuk karung berisi tanah sebanyak tiga sap, tapi tetap kewalahan," ujarnya menerangkan.
Akibat jebolnya tanggul apur ingas itu, kurang lebih 3 ribu hektare tanaman padi berumur satu hingga dua bulan terendam air. Padi tersebut dipastikan mati dan petani mengalami gagal panen jutaan rupiah.
Mendengar informasi jebolnya tanggul itu, Dandim 0813 Bojonegoro, camat dan beberapa unsur lainnya langsung melakukan peninjauan.
Diberitakan sebelumnya, air di wilayah Kecamatan Kanor dan Baureno terus naik. Beberapa desa terisolasi karena jalan desa terendam air setinggi 70 centimeter. Warga berharap air segera surut, sehingga tidak merendam ribuan hektare tanaman padi di wilayah lainnya. (nur/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




