Tubuh korban ditutupi daun pisang tergeletak disisi rel KA usai menabrakkan diri
LAMONGAN (bangsaonline) - Diduga stress setelah bercerai dengan istrinya, seorang pria paruh baya nekad menghabisi nyawanya sendiri dengan menabrakkan dirinya ke kereta api dilantas KA Desa Kebonsari .
Akibat nekad menabrakkan diri ke KA yang sedang melaju tersebut, sang pria paruh baya inipun tewas dengan kondisi luka yang sangat parah.
BACA JUGA:
- Ringsek, Mobil Mitsubishi Expander Tertabrak KA Majapahit di Blitar
- Daop 7 Madiun Siagakan 355 Personel Gabungan, Amankan Arus Mudik-Balik dan Maksimalkan Layanan
- Kolaborasi Kemenhub dan KAI, Mendag Resmikan Produk UMKM Hadir di Kereta Penumpang
- KAI Daop 7 Madiun Mohon Maaf atas Gangguan Lokomotif Perjalanan KA Kertanegara di Kediri
Keterangan yang dihimpun menyebutkan, pria paruh baya yang nekad mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan dirinya ke KA tersebut adalah Mahmud (52), warga Dusun Singosari, Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, Lamongan.
Saat itu sejumlah saksi melihat korban nampak linglung berjalan di pinggir rel KA.
"Sekitar pukul 07.00 Wib pria ini berjalan ditepi rel" Ujar Makrus, 35, warga sekitar.
Salah seorang saksi mata, Abdul Kadir kepada wartawan mengatakan, sekitar 100 meter jarak antara korban dengan kereta api yang akan lewat, tiba-tiba saja korban langsung meloncat ke tengah-tengah rel KA.






