KH. Mansoer Shodiq (tengah), Ketua MUI Kabupaten Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
"Kalau tidak bawa surat tugas, ya diomongi baik-baik belum bisa memberikan data," sarannya.
BERITA TERKAIT:
- Soal Pendataan Kiai, MUI Desak Polres Gresik Berikan Penjelasan dan Klarifikasi
- Kritik Langkah Polisi Lakukan Pendataan Kiai, PKS: Ini Teror
- Temui Gus Solah di Tebuireng, Kapolda Jatim Jelaskan Soal Pendataan Kiai
- Temui MUI, Kapolres Gresik Tegaskan Pendataan Kiai Jalan Terus
- Pengamat: Pendataan Ulama dan Kiai tidak Dibenarkan Undang-Undang, Harus Dihentikan
Kiai Mansoer mengatakan pihaknya memaklumi keresahan para kiai. Sebab, baik pihak Polres Gresik maupun Polsek jajaran belum ada yang koordinasi dengan MUI terkait pendataan ini. Untuk itu, pihaknya akan lakukan koordinasi dengan Polres Gresik terkait persoalan tersebut.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Waka Polres Gresik, Kompol Nur Hidayat membantah adanya pendataan identitas dan latar belakang para kiai di Kabupaten Gresik yang dilakukan petugas kepolisian.
"Gak ada mas. Data yang diminta hanya nama pesantren, pengasuh, ormas, tempat wisata, UMK , potensi masyarakat lainnya untuk susunan data Kamtibmas 2017," kata Nur Hidayat melalui aplikasi chatting WhatsAppnya. (hud/ns/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




