Salah satu gapura yang direhab sehingga lebih menonjolkan Kabupaten Madiun
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Dalam waktu dekat, ikon Kabupaten Madiun akan lebih nampak di wilayah Mejayan. Hal ini seiring dengan perpindahan pusat pemerintahan dari Caruban ke Mejayan. Bahkan saat ini gapura selamat datang di wilayah Desa Klitik sudah direhab untuk diganti nama.
"Sudah saatnya Caruban berganti nama Mejayan," ujar Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Madiun Edi Bintardjo.
BACA JUGA:
- Pemkab Madiun Salurkan 40 Hewan Kurban ke Masjid dan Ponpes
- Genjot Ekonomi Desa, Bupati dan Forkopimda Madiun Salurkan Puluhan Armada Sarpras KDKMP
- Tempat Nongkrong Baru di Caruban Madiun! Tomoro Coffee Hadir di Mejayan, Diresmikan Kadisparpora
- Pemkab Madiun Larang Pelaku Usaha Buang Sampah ke TPA Kaliabu
Selain mengenalkan pusat pemerintahan (puspem) yang kini berada di Mejayan, penggantian itu juga untuk menjalankan regulasi. Pasalnya, perpindahan puspem dari Kota Madiun ke Kota Mejayan telah disepakati semua pihak.
"Sesuai komitmen bersama, Caruban harus segera diganti Mejayan," terangnya.
Tak hanya mengubah nama gapura masuk, seluruh titik pelayanan publik yang selama ini masih menyandang embel-embel Caruban bakal diperbarui. Mulai RSUD Caruban hingga rest area Pasar Burung Mejayan.
"Penggantiannya memang tak bisa langsung semuanya. Harus bertahap sedikit demi sedikit," tambahnya.
Menurut Edi, pergantian nomenklatur bakal dimulai dari fasilitas umum (fasum) yang menjadi kewenangan Pemkab Madiun terlebih dahulu. Namun, tidak tertutup kemungkinan bakal menyentuh fasum yang menjadi kewenangan pihak lain. Seperti Terminal Caruban yang pengelolaannya kini dibawah Pemprov Jatim. Demikian juga, Stasiun Caruban milik PT KAI Daop VII Madiun, serta PLN sub area Caruban yang notabene badan usaha milik negara (BUMN) tersebut.
"Memang tidak mudah menggantinya, harus ada pendekatan terlebih dahulu," terangnya.
Bahkan, untuk sertifikat penghargaan yang selama ini diraih bakal diusulkan pergantian namanya ke pemerintah pusat. Seperti penghargaan Adipura Buana yang selalu diraih Kabupaten Madiun secara berturut-turut sejak 2009 silam. Dalam piala itu tentu masih tertulis 'Kategori Kota Kecil Caruban'.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




