Puluhan napi terpaksa berjalan kaki karena mobil tahanan mengalami kendala teknis. foto: GUNAWAN/ BANGSAONLINE
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan Narapidana (napi) dari lapas kelas II B Tuban terpaksa harus berjalan kaki menuju lapas dengan kawalan pihak kepolisian usai menghadiri persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Tuban, Kamis (16/2).
Menurut Ristanto, pihak dari Kejaksaan Negeri Tuban, kejadian ini diakibatkan kendaraan yang biasanya digunakan mengangkut para napi mengalami kendala teknis.
BACA JUGA:
- Lapas Tuban Gagalkan Penyelundupan 177 Butir Obat, Alur Kunjungan Bakal Diperketat
- PT Solusi Bangun Indonesia Bagikan Dividen Rp329,3 Miliar dari Laba Bersih 2025
- Gangguan Transmisi 500 kV, PLN Angkat Bicara soal Listrik Padam di Tuban hingga Lamongan
- Berawal dari Facebook, Pasangan Paruh Baya ini Resmi Menikah di Nikah Massal Tuban
"Sehingga terpaksa harus berjalan dengan dikawal pihak kepolisian," ucap Ristanto, kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (16/2)
Agar napi tidak melarikan diri, Ristanto menambahkan, puluhan napi tersebut diborgol satu sama serta dikawal ketat oleh pihak keamanan.
"Rasa kawatir tetap ada, maka dari itu napi kita borgol dan dikawal ketat oleh kepolisian agar mereka tidak melarikan diri," tambahnya.
"Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Ristanto. (gun/wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




