Perwakilan rombongan Kemenlu RI saat tukar cinderamata dengan jajaran direksi PT. Wilmar Nabati Indonesia. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
"Hingga saat ini, PT.WNI telah mengeluarkan sebanyak 35 jenis produk," tuturnya.
Produk dimaksud di antaranya, lipstik, sabun, minyak, obat batuk, bahan bakar pesawat terbang pengganti avtur, sabun, bio diesel, dan produk lainnya.
Kebanyakan dari 35 produk tersebut, lanjutnya, 70 persen pangsa pasarnya eksport. Sedangkan sisa 30 persennya pasarnya domestik.
Ditegaskan dia, 30 persen pasar domestik itu seperti minyak goreng. "Mengapa pangsa pasar domestik cuma dikasih porsi 30 persen, karena banyak home industri yang membuat produk sama," paparnya.
Terkait dengan produk bahan bakar minyak pengganti avtur, Hartono menambahkan bahwa produk ini belum bisa sukses 100 persen, termasuk pemasarannya. "Masih kalah dengan bio diesel," pungkasnya.(hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




